makanan yang menenangkan
Madu mengandung triptofan tingkat tinggi. Tripofan merupakan senyawa yang ampuh mengurangi kecemasan dan melemaskan saraf. Kita bisa mengonsumsi madu dengan menambahkannya di atas yogurt, semangkuk buah, atau disajikan bersama roti bakar.
Pisang mengandung potasium dan magnesium yang mampu melemaskan otot tubuh. Selain itu, pisang juga menjadi makanan populer bagi para atlet usai latihan. Buah ini juga mengandung triptofan, bahan kimia yang mampu memberikan sensasi rileks pada tubuh.
Sayuran hijau dan berdaun seperti bayam dan kangkung kaya akan kandungan folat, yaitu vitamin yang membantu tubuh memproduksi dopamin, bahan kimia di otak yang membuat kita merasa nyaman. Sayuran hijau juga dapat memberi kontribusi pada kesehatan mental sehingga mereka benar-benar dapat membantu mengurangi risiko depresi. Riset tahun 2012 yang diterbitkan dalam Journal of Affective Disorders menunjukkan, orang yang mengikuti diet tinggi folat cenderung tidak menunjukkan gejala depresi.
Sebuah riset di tahun 2010 dari Columbia University mengungkapkan, orang-orang yang minum air kelapa merasakan tekanan darah mereka turun. Bahkan, mereka mengalami sedikit tekanan saat menyelesaikan tugas yang menantang. Nah, sebagai alternatif penghilang stres, kalian bisa menambahkan kelapa di atas smoothie atau membuat kudapan yang mengandung kelapa. Ini bagus untuk kesehatan kita.
Cokelat telah lama dipercaya sebagai makanan yang bisa memperbaiki mood. Cokelat hitam memang mampu mengatur kadar kortisol, hormon yang bertanggung jawab terhadap rasa stres. Selain itu, cokelat juga ampuh membantu menstabilkan metabolisme tubuh kita.
Teh hijau kaya akab L-theanine, yang merupakan bahan kimia yang telah terbukti bisa menghilangkan stres dan mendorong perasaan tenang. Minum secangkir teh hijau tanpa kafein sebelum tidur adalah cara terbaik untuk melakukan relaksasi setelah hari yang panjang dan penuh tekanan.
Menurut laman Good Relaxation, beras cokelat mengandung karbohidrat kompleks yang membantu melepaskan insulin dalam tubuh. Selain itu, kandungan asam amino pada beras merah mampu mengobati insomnia dan menghasilkan hormon serotonin. Hormon itu membuat kita merasa bahagia dan melatonin atau hormon yang membantu kita untuk tidur. Kabar baiknya lagi, beras merah bisa kita kombinasikan dengan berbagai jenis makanan.








Komentar
Posting Komentar